Mengamankan Komputer Dari Virus di Flashdisk


Tips mengamankan flashdisk anda dari virus yang nyebar via flashdisk, tentunya tips ini sangat ga dijamin keberhasilannya. ga ada bukti ilmiah juga soal keampuhannya dan satu lagi saya ga bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi setelah anda nyoba ini langkah:

Sebelum flashdisk akan di colok di komputer:
1. Buka dulu My Computer
2. Tekan tombol SHIFT dan tahan
3. Masukkan flashdisk ke lubang yang anda tuju *tangan satu lagi tetap menekan shift*
4. Tunggu sampe kedetect, klo uda kedetect ditandain dengan munculnya drive baru di My Computer anda.
5. Lepas tombol SHIFT

Artinya
Apa gunanya langkah ini? Virus yang nyebar via flashdisk seringnya menggunakan fasilitas autoplay yang terdapat di Windows. fasilitas ini memungkinkan windows langsung menjalankan aplikasi yang terdapat di drive yang dimasukan ke PC anda. (Tidak hanya Flashdisk, bisa CD, MMC, ataupun Hardisk External). nah penekanan tombol shift ini untuk mencegah fitur autoplay ini dijalankan.
——————————————————————
Ketika flashdisk sudah dicolok di komputer:
1. Buka My Computer
2. Jangan terburu buru mengakses flashdisk anda
3. Klik kanan di drive flashdisk,
4. Tahan dulu liat gambar kiri nah kalo menu tersebut di paling atas tulisannya adalah Open tidak ada tulisan AutoPlay. ok, sepertinya flashdisk ini lumayan aman.tapiii.. kalo menu yang anda lihat AutoPlay. NACH.. siap siap sajah.. ini artinya ada “sesuatu” di dalam flashdisk anda
5. Yang paling aman dilakukan adalah lakukan Scan virus, jika ada antivirus di komputer anda, seharusnya ada pilihan Scan di menu tersebut. yak, Klik sajah dan liat hasilnya

Alasan
Pembuat virus memanfaatkan kebiasaan orang yang senang melakukan Double-click pada object yang ada untuk mengeksekusinya. double click akan mengeksekusi perintah default yang ada. Jika di flashdisk bersih, double click akan mengaktifkan perintah default yang normal yaitu: Open dan aman aman aja lah .
Tapi di flashdisk yang terkena virus . Double Click akan mengaktifkan perintah AutoPlay. Dimana autoplay itu biasanya *tidak selalu* atau menjalankan “virus”, so..
Jadi keuntungannya?
——————————————————————-
Ketika flashdisk mau di explore:
1. Yakinkan bahwa anti virus *yang biasanya udah jelek* anda sudah melakukan tugasnya *yang biasanya gagal *.
2. Kalo dibilang ada virus, yah baiknya anda bersihin dulu lah. kalo si antivirus bilang “Aman BOS!” weits jangan pecaya dengan mudahnya sama antivirus basi milik anda
3. Cara terbaik untuk membuka flashdisk bukan dengan cara double click melainkan dengan cara:
Right Click > Explore
4. Dengan ini seharusnya anda tidak akan mengeksekusi “antivirus” yang *kali aje* ada di dalam flashdisk

——————————————————————-
Ketika flashdisk sedang diexplore:
sebelum melangkah lebih jauh kita harus menampilkan file file yang tersembunyi dengan cara titik dua
1. Buka My Computer
2. Klik Tools > Folder Options
3. Pilih tab View akan tampil seperti gambar ini

4. Centang Show hidden fiels and folders
5. Buang centang di Hide Extensions for known file types
6. Buang centang pada Hide protected operating system files
7. Akan muncul peringatan pada windows, no problem lakukan seperti yang biasa anda lakukan, klik Yes.
8. Klik OK
9. seharusnya akan tampil file file yang berwarna agak pudar karena ga dicuci dengan rinso warna bersifat hidden
Berikutnya tampilkan detail informasi file yang ada di flashdisk dengan cara klik View > Details. dan tampillah informasi detail. yang penting harus diperhatikan adalah File Name dan Type.
Ada 3 kategori file samaran dari “penyakit-menular” yang perlu kamu ketahui:
* File yang memiliki type: Application
* File yang bersifat tersembunyi / hidden
* File yang memiliki nama aneh
* File yang ber-extension ganda

%d blogger menyukai ini: